MATA
KULIAH: PENYEHATAN MAKANAN DAN MINUMAN-A
DOSEN PMA : KHIKI PURNAWATI KASIM, SST, M.kes
"LAPORAN PEMERIKSAAN BORAX SECARA KUALITATIF"
DI SUSUN OLEH:
STEPHANY TIRZA SOUTAN
PO714221181089
DIV TINGKAT IIB
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK
KESEHATAN
MAKASSAR
JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN
PROGRAM STUDI DIV
2020
A. Dasar Teori
Boraks adalah zat kimia yang terdapat dalam produk-produk rumah tangga
seperti detergen, plastik, perabot kayu, dan kosmetik. Meski zat kimia satu
ini memiliki banyak kegunaan dalam dunia industri, penggunaan yang tidak
seharusnya bisa sangat berbahaya bagi kesehatan. Apalagi jika masuk ke dalam
tubuh lewat makanan.
Penggunaan boraks telah disalahgunakan sebagai pengawet makanan, antara
lain digunakan sebagai pengawet dalam bakso dan mie. Boraks juga dapat
menimbulkan efek racun pada manusia, tetapi mekanisme toksisitasnya berbeda
dengan formalin. Toksisitas boraks yang terkandung di dalam makanan tidak
langsung dirasakan oleh konsumen. Boraks yang terdapat dalam makanan akan
diserap oleh tubuh dan disimpan secara kumulatif dalam hati, otak, atau testis
(buah zakar), sehingga dosis boraks dalam tubuh menjadi tinggi. Pada dosis cukup tinggi, boraks dalam tubuh
akan menyebabkan timbulnya gejala pusing-pusing, muntah, mencret, dan kram
perut. Bagi anak kecil dan bayi, bila dosis dalam tubuhnya mencapai 5 gram atau
lebih, akan menyebabkan kematian. Pada orang dewasa, kematian akan terjadi jika
dosisnya telah mencapai 10 - 20 g atau lebih.
B. Tujuan
- Untuk mengetahui cara pemeriksaan
- Untuk mengetahui kandungan boraks pada tahu
C.Alat dan Bahan
- Tusuk kayu
- Tahu
- Kunyit
D. Prosedur Kerja
- Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan
- Ujung tusuk gigi ditusukkan ke kunyit basah
- Kemudian di tusukkan ke sampel Tahu
- Diamkan selama 1 menit didalam tahU
- Amati, jika ujung tusuk gigi kayu tersebut berubah warna menjadi kuning oranye hingga kemerahan berarti ia positif adanya kandungan boraks pada tahu.
F. Analisa Hasil
Berdasarkan dari hasil pemeriksaan borax pada
sampel tahu, diperoleh hasil bahwa sampel tahu mengandung borax karena tusuk gigi yang digunakan untuk alat pendeteksi borax berubah warna orange. Hal ini
dikarenakan produsen produsen menggunakan borax dalam pembuatan tahu.
G. Kesimpulan
Kesimpulan dari praktek PMM pemeriksaan borax di
tahu ternyata mengandung borax sehingga
tidak aman untuk dikonsumsi dan tidak baik bagi kesehatan.
H. Daftar Pustaka
H. Daftar Pustaka
Risky Candra Swari.
2018. Apa Bahayanya Boraks Buat Tubuh?
Plus, Cara Mengenali Makanan yang Mengandung Boraks. https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/bahaya-boraks-adalah/
(diakses pada 5 mei 2020)
Diah Hardiani. Bahaya Borax. https://www.academia.edu/28261914/Bahaya_boraks (diakses pada 5 mei 2020)



